Politik dan Pemerintahan

Bupati Garut Minta ASN Respon Cepat Aduan

×

Bupati Garut Minta ASN Respon Cepat Aduan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin

GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya respons cepat aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi dinamika pelayanan publik yang kian bergerak cepat.

Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut di Lapangan Apel Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (2/3/2026).

Dalam amanatnya, Syakur menyoroti pesatnya perubahan dunia akibat perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kecepatan arus informasi harus diimbangi dengan kecepatan respons pemerintah daerah.

“Informasi itu harus direspons cepat oleh kita semua. Ketika ada hal yang dianggap perlu perhatian pemerintah, segera merespons sesuai tupoksi masing-masing. Jangan selalu menunggu arahan dari Bupati dan Wakil Bupati sehingga tidak ada kesan lambat,” tegasnya.

Ia meminta para camat dan kepala dinas lebih peka terhadap persoalan di wilayahnya. Kehadiran pemerintah, kata dia, harus benar-benar dirasakan masyarakat secara nyata, bukan sekadar administratif.

Apel gabungan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pemberhentian PNS yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) per Maret 2026.

Syakur menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang telah menuntaskan masa pengabdian.

“Ini bentuk penghormatan bagi rekan-rekan yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat Garut. Terima kasih atas dedikasi selama ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen reformasi birokrasi, Bupati turut menyerahkan penghargaan Predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada lima UPT Puskesmas, yakni UPT Puskesmas Cilawu, Karangpawitan, Cihurip, Siliwangi, dan Cibatu.

berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi instansi lain untuk memperkuat tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan yang sama, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Garut menyalurkan bantuan Program Garut Peduli masing-masing sebesar Rp10 juta kepada lima lembaga panti asuhan dan yayasan, yakni Harapan Muhammadiyah Lio dan Ittihadul Ummat di Kecamatan Garut Kota, Abul Yatama serta Al-Amin di Kecamatan Tarogong Kaler, serta Nurul Falah di Kecamatan Samarang.

Penyaluran bantuan sosial tersebut menjadi bagian dari penguatan peran kolaboratif antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Apel gabungan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi internal Pemkab Garut untuk memastikan pelayanan publik berjalan cepat, bersih, dan responsif di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.