BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS mendorong warga nahdliyin di PCNU Kabupaten Bandung agar tidak sekadar menjadi penonton dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi PCNU di Gedung PCNU, Kecamatan Ciparay, Selasa (17/3/2026).
Menurut Kang DS, organisasi sebesar Nahdlatul Ulama harus mampu mengambil peran strategis, khususnya dalam memperkuat sektor ekonomi umat.
“Kita masih memerlukan produksi telur dalam jumlah besar untuk mendukung program MBG. Ini peluang usaha yang bisa dimanfaatkan PCNU melalui peternakan ayam petelur,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, jumlah penerima manfaat program MBG di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 1,25 juta jiwa. Dengan kebutuhan konsumsi telur tiga kali per minggu, total kebutuhan mencapai sekitar 15 juta butir per bulan atau setara 1.000 ton.
Karena itu, Kang DS menawarkan dua program utama pemberdayaan ekonomi, yakni pengembangan peternakan ayam petelur serta Gerakan Tanami Halaman Rumah.
Pemerintah Kabupaten Bandung, lanjutnya, siap memberikan dukungan, baik dari sisi permodalan, bantuan bibit, hingga penyediaan kandang melalui dinas terkait maupun dukungan dari Baznas Kabupaten Bandung.
Ia juga mendorong agar setiap Majelis Wakil Cabang (MWC) dapat menyisihkan sebagian keuntungan usaha untuk memperkuat kas organisasi.
“Kalau usaha ini berjalan, minimal 10 persen keuntungan bisa masuk ke kas MWC agar roda organisasi terus bergerak,” katanya.
Selain itu, Kang DS juga mengajak badan otonom seperti Fatayat dan Muslimat untuk mengoptimalkan program tanam di pekarangan rumah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.
Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mendukung program MBG, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi warga nahdliyin.
“Kalau semua bergerak, PCNU akan semakin solid dan secara ekonomi juga akan meningkat,” pungkasnya.








