TASIKMALAYA — Aksi brutal penyiraman air keras menggemparkan sebuah konveksi di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Senin petang (4/5/2026). Sedikitnya 10 orang terluka setelah seorang pria menyiramkan cairan kimia berbahaya jenis asam nitrat (HNO3) secara membabi buta.
Pelaku berinisial DNM (29), yang diketahui bekerja sebagai kurir ekspedisi, diduga nekat melakukan penyerangan karena dendam pribadi terhadap pemilik konveksi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu pelaku datang ke lokasi dan meminta dipertemukan dengan pemilik usaha. Namun, ketika korban muncul, pelaku langsung menyiramkan cairan air keras ke arah korban dan orang-orang di sekitarnya.
Akibatnya, para korban mengalami luka bakar serius di bagian wajah, leher, dan tangan. Korban terdiri dari pekerja konveksi hingga mahasiswa yang sedang berada di lokasi kejadian.
Warga yang panik langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Manonjaya dan RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Berdasarkan penyelidikan awal, aksi nekat itu dipicu konflik lama antara pelaku dan pemilik konveksi. Pelaku diduga sakit hati setelah korban melaporkannya kepada atasan terkait kesalahan kerja saat proses pengambilan barang.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku beserta barang bukti dua botol bekas cairan air keras.
Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, pelaku sudah diamankan dan kasus sedang ditangani,” ujar Jonih.
Polisi kini masih mendalami motif lengkap pelaku dengan memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kasus penyiraman air keras ini menambah daftar aksi kekerasan brutal yang dipicu konflik pribadi dan berujung membahayakan banyak orang.




