Hukrim

TNI Turun Gunung, Siap “Sikat” Begal Karawang

×

TNI Turun Gunung, Siap “Sikat” Begal Karawang

Sebarkan artikel ini
Letkol Inf Nanda Siswanto
‎Dandim 0604/Karawang, Letkol Inf Nanda Siswanto

KARAWANG – Maraknya aksi begal di sejumlah titik rawan di Kabupaten Karawang membuat jajaran TNI turun tangan. Kodim 0604/Karawang memastikan siap membantu kepolisian dan pemerintah daerah melalui patroli gabungan malam hingga penindakan terhadap pelaku kriminal jalanan.

Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto mengatakan patroli gabungan dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi begal yang meresahkan warga.

“Patroli ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku begal,” ujar Nanda, kemarin.

Menurutnya, patroli gabungan sebelumnya telah digelar di sejumlah wilayah yang dinilai rawan tindak kriminalitas, di antaranya Kecamatan Rengasdengklok, Tirtajaya, dan Jayakerta.

Selain menyisir jalur rawan begal, petugas juga membubarkan sejumlah kerumunan warga yang diduga tengah mengonsumsi minuman keras maupun terindikasi terlibat aktivitas peredaran narkoba.

“Pembubaran dilakukan secara humanis dengan memberikan imbauan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu tindak kriminal,” katanya.

Nanda menegaskan, patroli keamanan akan dilaksanakan secara rutin sekitar satu kali dalam sepekan. Penentuan lokasi patroli dilakukan berdasarkan laporan masyarakat serta masukan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas di lapangan.

Ia menambahkan, patroli gabungan bukan hanya untuk menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini agar langkah pencegahan bisa dilakukan lebih cepat.

“Kalau ada pelaku begal yang diamankan saat patroli, proses hukumnya tetap diserahkan kepada kepolisian,” tegasnya.

Kodim 0604/Karawang berharap patroli gabungan tersebut mampu meningkatkan rasa aman masyarakat, terutama bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari di wilayah yang rawan aksi kriminal jalanan.