Hukrim

Cekcok di Jalan Berujung Maut, Warga Nyenang Tewas

×

Cekcok di Jalan Berujung Maut, Warga Nyenang Tewas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi
Ilustrasi

BANDUNG BARAT — Perselisihan antar pengguna jalan di ruas Jalan Raya Cipeundeuy–Rajamandala, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, berakhir tragis. Seorang warga Desa Nyenang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan.

Korban diketahui bernama Agus Mulyana, warga Kampung Hegarmanah RT 02 RW 01, Desa Nyenang, Kecamatan Cipeundeuy.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengatakan insiden bermula dari kesalahpahaman saat berkendara yang memicu cekcok antara korban dan terduga pelaku.

“Awalnya terjadi perselisihan di jalan raya. Korban saat itu dibonceng temannya, kemudian terjadi kesalahpahaman saat berkendara yang membuat pelaku marah,” ujar Gofur, Jumat (29/5/2026).

Menurut Gofur, korban sempat turun dari sepeda motor dengan maksud melerai pertengkaran yang terjadi. Namun korban justru diduga menjadi sasaran kekerasan.

Korban dilaporkan mengalami pukulan pada bagian mata kanan hingga terjatuh. Setelah berdiri, korban kembali mendapat pukulan yang mengarah ke bagian mulut, gigi, dada, dan telinga.

“Korban sempat dipukul pada bagian mata kanan hingga jatuh. Setelah bangun, pelaku kembali memukul ke arah mulut, gigi, dada, dan telinga korban,” katanya.

Aksi tersebut akhirnya berhasil dihentikan warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, korban sempat pulang ke rumah. Namun kondisi kesehatannya terus menurun.

Korban mengeluhkan sesak napas dan nyeri di bagian dada sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kasus tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menahan emosi saat berkendara dan mengedepankan penyelesaian secara damai guna mencegah konflik di jalan raya berujung tindak pidana maupun korban jiwa.