Politik dan Pemerintahan

KDS Gandeng Seniman Cetak Pewaris Budaya Sunda

×

KDS Gandeng Seniman Cetak Pewaris Budaya Sunda

Sebarkan artikel ini
KDS Seni
KDS Rangkul TOkoh Budaya dan Seniman si Pagelaran Seni Budaya Sunda se-Jawa Barat yang digelar Paguyuban Seniman dan Seniwati Pasundan (PSSP) di Kabupaten Bandung

BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pelestarian budaya Sunda harus dimulai dari pendidikan dan kaderisasi generasi muda agar tidak tergerus arus modernisasi.

Hal itu disampaikan Dadang Supriatna saat menghadiri Pagelaran Seni Budaya Sunda se-Jawa Barat yang digelar Paguyuban Seniman dan Seniwati Pasundan (PSSP) di Kabupaten Bandung.

Bupati yang akrab disapa Kang DS (KDS) itu mengapresiasi konsistensi para seniman dan budayawan dalam menjaga warisan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman.

“Jawa Barat memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Salah satunya Kabupaten Bandung yang memiliki kesenian wayang golek sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan,” kata KDS.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui pertunjukan seni semata, tetapi harus menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bandung mewajibkan mata pelajaran Bahasa dan Budaya Sunda sebagai muatan lokal di tingkat SD dan SMP.

“Ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda agar mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri,” ujarnya.

KDS juga mengajak PSSP berkolaborasi dengan dunia pendidikan untuk memperluas edukasi budaya kepada para pelajar. Dengan sekitar 1.600 sekolah di Kabupaten Bandung, peluang penguatan bahasa, sastra, dan seni budaya Sunda dinilai sangat besar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kebudayaan, Pemkab Bandung telah membentuk Dinas Kebudayaan yang berdiri secara mandiri.

Selain itu, pemerintah daerah berencana menggelar Festival Seni dan Budaya secara lebih masif pada Agustus, Oktober, dan akhir tahun 2026.

“Saya ingin program kebudayaan lebih masif agar menjadi ruang ekspresi bagi para seniman sekaligus memperkuat ekosistem budaya,” tegasnya.

KDS menambahkan, Pemkab Bandung juga tengah menyiapkan sinergi antara sektor kebudayaan dan pariwisata guna memperluas ruang tumbuh seni budaya Sunda sekaligus meningkatkan daya tarik daerah.

Menurutnya, kaderisasi menjadi kunci utama menjaga keberlangsungan budaya Sunda di masa depan.

“Generasi muda harus dipersiapkan. Harus ada kaderisasi dan pewarisan nilai-nilai budaya secara berkelanjutan agar seni budaya Sunda tetap hidup dan berkembang,” katanya.

Ia juga mengajak para seniman dan seniwati untuk menanamkan nilai budaya melalui kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari jati diri masyarakat Sunda