Hukrim

Pocong Beraksi di Cianjur, Incar Motor hingga Matikan Listrik

×

Pocong Beraksi di Cianjur, Incar Motor hingga Matikan Listrik

Sebarkan artikel ini
Pocong Cianjur
Ilustrasi Maling Berkedok Pocong

CIANJUR – Warga Kabupaten Cianjur dibuat geger oleh kemunculan sosok misterius berpakaian menyerupai pocong yang bergentayangan di permukiman penduduk pada malam hari.

Alih-alih berkaitan dengan fenomena mistis, kemunculan makhluk halus gadungan tersebut kuat diduga merupakan modus operandi baru pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Aksi meresahkan ini terendus di kawasan Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Aparat desa setempat mensinyalir taktik menakut-nakuti tersebut sengaja digunakan pelaku kejahatan untuk mengalihkan perhatian warga sebelum menggasak motor incaran.

Kepala Desa Nanggalamekar, Hilman membenarkan adanya kepanikan di wilayahnya setelah menerima runtutan laporan dari warga. Informasi awal mula-mula ditiupkan oleh seorang mantan ketua RW.

“Laporan pertama kami terima dari warga yang melihat sosok menyerupai pocong pada Senin malam. Setelah ditelusuri, ada dugaan pelaku sedang mengincar kendaraan bermotor milik warga,” ungkap Hilman kepada awak media, Kamis (4/6).

Hilman menceritakan, dalam salah satu kejadian, seorang perempuan sempat histeris melihat sosok pocong tersebut berdiri di balik jendela rumahnya. Beruntung, pemilik rumah langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan dan memasukkan sepeda motor yang masih terparkir di luar halaman.

Kehebohan ini pun langsung memantik reaksi liar dari netizen di jagat maya. Berdasarkan komentar di media sosial, modus ini disinyalir tidak hanya terjadi di satu lokasi. Akun @xyri21_ membeberkan bahwa komplotan ‘pocong’ ini bahkan nekat mematikan saklar listrik (KWH) rumah warga. Sementara akun @ris323445 menyebut aksi serupa juga sudah mulai meneror wilayah Leles.

Geram dengan kelakuan kriminal yang menjual nama makhluk halus tersebut, netizen pun ramai-ramai menyuarakan perlawanan. “Kalau sampai ke rumah saya, jangan salahkan kalau itu kepala bocor ditimpuk cobek atau ulekan,” ancam akun @selaalfifahira ketus.

Pihak aparat desa setempat kini mengimbau warga untuk meningkatkan siskamling dan melipatgandakan kewaspadaan.