Ekonomi

Dari Garut ke Jakarta, Hasil Tani Diangkut Pakai Kereta Api

×

Dari Garut ke Jakarta, Hasil Tani Diangkut Pakai Kereta Api

Sebarkan artikel ini
KA Cikuray
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Peresmian Perjalanan Kereta Api (KA) Cikuray yang kini menggunakan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan

GARUT – Kereta Api (KA) Cikuray kini hadir dengan layanan baru berupa Kereta Ekonomi Kerakyatan dan gerbong khusus untuk petani serta pedagang. Inovasi ini diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Garut.

Peresmian pengoperasian rangkaian baru KA Cikuray berlangsung di Stasiun Garut, Kamis (11/6), dan dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama jajaran Kementerian Perhubungan serta PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Plt Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Aditya Karsa, mengatakan layanan tersebut dirancang untuk memudahkan petani dan pedagang membawa hasil pertanian maupun barang dagangan dengan biaya yang terjangkau.

“Layanan ini memfasilitasi para petani dan pedagang untuk membawa hasil pertanian dan dagangan dengan biaya transportasi yang terjangkau. Program ini juga sejalan dengan kebijakan transportasi inklusif yang mendorong pemerataan akses transportasi,” kata Aditya.

Menurutnya, keberadaan gerbong khusus tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai distribusi pangan sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas lokal Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut positif hadirnya layanan baru tersebut. Ia menilai penambahan kapasitas gerbong sekitar 10 persen akan semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api.

Syakur juga mengingatkan bahwa jalur kereta api di Garut sejak awal memang dibangun untuk mendukung distribusi komoditas pertanian dan perkebunan.

“Hari ini menegaskan kembali fungsi awal kereta api sebagai moda transportasi pembawa produk-produk pertanian kita. Saya berharap ke depan di Garut akan semakin banyak jadwal perjalanan kereta api,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT KAI (Persero), Rafly Yandra, menjelaskan rangkaian baru KA Cikuray terdiri atas enam gerbong, yakni lima gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan berkapasitas 93 kursi per gerbong dan satu gerbong khusus Petani-Pedagang dengan kapasitas 73 kursi.

KA Cikuray akan beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Garut pukul 06.05 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen pukul 11.00 WIB. Untuk perjalanan kembali, kereta berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 17.00 WIB dan tiba di Garut pukul 23.00 WIB.

“Kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan dan khusus Petani-Pedagang di KA Cikuray ini diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat, terutama petani, pedagang, dan pelaku UMKM,” ujar Rafly.