JAKARTA – Menjelang Idul Adha, pertanyaan mengenai hukum kurban domba dan sapi sering muncul di tengah masyarakat. Banyak yang bertanya apakah harus menggunakan sapi jantan atau boleh betina, serta apakah domba lebih utama. Secara syariat, baik domba maupun sapi (baik jantan maupun betina) sama-sama sah sebagai hewan kurban asalkan memenuhi kriteria dhabihah (sembelihan) yang halal dan tidak cacat. Tidak ada dalil yang mewajibkan sapi harus berjenis kelamin jantan secara mutlak.
Landasan dasar perbolehkan berkurban dengan kedua hewan ini terdapat dalam Dalil Al Quran dan Hadits Sahih. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 34:
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ
Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka.”
Kata bahiimatil-an’aam mencakup unta, sapi, kambing, dan domba tanpa membedakan jenis kelaminnya.
Ketentuan teknis mengenai usia dan kondisi fisik hewan ditegaskan melalui Dalil Al Quran dan Hadits Sahih, khususnya hadits riwayat Muslim dari Jabir bin Abdullah RA. Nabi SAW bersabda:
لَا تَذْبَحُوا إِلَّا مُسِنَّةً، إِلَّا أَنْ يَعْسُرَ عَلَيْكُمْ فَتَذْبَحُوا جَذَعَةً مِنَ الضَّأْنِ
Artinya: “Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah (yang sudah cukup umur), kecuali jika itu menyulitkan bagimu maka sembelihlah jadza’ah (domba berusia enam bulan).”
Untuk sapi/unta minimal berusia 2 tahun masuk tahun ke-3, sedangkan domba minimal 6 bulan (jadza’ah) atau 1 tahun (tsaniyyah). Jenis kelamin tidak menjadi penghalang selama hewan tersebut sehat dan gemuk.
Jadi, kesimpulan mengenai hukum kurban domba dan sapi adalah keduanya sama-sama sah dan dianjurkan. Sapi bisa jantan atau betina, begitu pula domba. Yang terpenting adalah menghindari empat cacat yang dilarang dalam Dalil Al Quran dan Hadits Sahih: buta sebelah yang jelas, sakit yang tampak, pincang yang nyata, dan sangat kurus hingga tak berlemak.
Memilih hewan terbaik sesuai kemampuan finansial jauh lebih mulia daripada memaksakan diri membeli sapi jantan mahal namun mengabaikan kualitas dan kesunnahan lainnya.





