KARAWANG – RSUD Karawang menutup sementara layanan penerimaan pasien baru setelah kapasitas ruang perawatan mengalami overload sejak Senin (7/9/2026) malam hingga Selasa (8/9/2026) pagi.
Direktur RSUD Karawang, dr. Andri Sariful Alam, mengatakan seluruh tempat tidur medis yang tersedia sebanyak 41 unit telah terisi. Sementara jumlah pasien yang ditangani mencapai 53 orang.
“Penuh sejak semalam. Jumlah bed 41 penuh, untuk sementara dilakukan penutupan. Pagi ini terakhir ada 53 pasien,” kata Andri saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
Menurut Andri, lonjakan pasien membuat manajemen rumah sakit melakukan penataan ruang internal. Pihak rumah sakit masih menunggu sejumlah pasien yang telah dinyatakan membaik untuk menjalani proses pemulangan sehingga tempat tidur dapat kembali tersedia.
“Sedang menunggu kondisi ruangan untuk pasien rencana pulang,” ujarnya.
Keterbatasan tempat tidur dan brankar juga berdampak pada pasien yang baru tiba. Sejumlah pasien harus menunggu di area luar dan parkiran rumah sakit, termasuk warga yang datang menggunakan ambulans desa.
Pasien Darurat Dialihkan
Untuk mencegah penumpukan pasien semakin parah, RSUD Karawang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.
Pasien baru yang membutuhkan penanganan darurat akan diarahkan ke rumah sakit lain di wilayah Karawang yang masih memiliki kapasitas pelayanan.
Masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis darurat diimbau untuk sementara mendatangi fasilitas kesehatan terdekat atau rumah sakit rujukan yang telah berkoordinasi dengan Dinkes Karawang.
Langkah tersebut dilakukan sampai kondisi kapasitas pelayanan RSUD Karawang kembali stabil dan tempat tidur perawatan tersedia.






