Internasional

Eskalasi Memanas, Iran Serang Pangkalan AS di Yordania dan USS George Washington

×

Eskalasi Memanas, Iran Serang Pangkalan AS di Yordania dan USS George Washington

Sebarkan artikel ini
Ledakan Akibat Seranagan Rudal Balistik Iran
Ledakan Akibat Seranagan Rudal Balistik Iran

TEHERAN – Eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran mengklaim melancarkan gelombang serangan rudal terhadap sejumlah aset militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk pangkalan Al-Azraq di Yordania.

Klaim tersebut disampaikan di tengah rangkaian aksi saling serang antara Iran dan Amerika Serikat yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Informasi terbaru itu dilaporkan koresponden FRANCE 24 di Teheran, Reza Sayah, pada Rabu (9/9/2026).

Menurut laporan tersebut, Garda Revolusi Iran mengumumkan peluncuran gelombang baru rudal yang menyasar pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Iran juga mengklaim menargetkan dua kapal Angkatan Laut AS di sekitar Selat Hormuz serta sejumlah kapal nonmiliter.

Laporan dari Yordania dan Teheran menyebut sedikitnya 20 rudal balistik ditembakkan ke arah Yordania. Jika angka tersebut terkonfirmasi, serangan itu menjadi salah satu gelombang rudal balistik paling intens dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, sejumlah rincian mengenai sasaran, dampak serangan, serta tingkat kerusakan masih memerlukan verifikasi independen.

Serangan ke USS George Washington

Eskalasi terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian aksi militer yang meningkat setelah Amerika Serikat mulai menargetkan kapal tanker minyak Iran.

Pada Sabtu, Garda Revolusi Iran untuk pertama kalinya dilaporkan menggunakan rudal jelajah antikapal jarak menengah dalam upaya menyerang USS George Washington, kapal induk Angkatan Laut AS yang berada di sekitar Selat Hormuz.

Iran juga disebut meluncurkan rudal lain ke arah kapal perusak Amerika Serikat. Kendati belum jelas apakah kapal-kapal tersebut menjadi sasaran langsung, rudal dilaporkan melintas dalam jarak dekat dengan aset militer AS.

Washington kemudian melakukan serangan balasan pada Selasa. Dalam laporan yang disampaikan FRANCE 24, Amerika Serikat disebut menyerang lima kapal tanker minyak yang terkait dengan Iran. Status kerusakan maupun tenggelamnya kapal-kapal tersebut masih belum sepenuhnya terkonfirmasi.

Iran Perluas Sasaran

Dalam perkembangan berikutnya, Iran mengklaim kembali menggunakan rudal balistik untuk menyerang dua kapal perusak AS dan melancarkan serangan terhadap pangkalan Al-Azraq di Yordania.

Iran juga menyatakan telah menargetkan sedikitnya 10 kapal nonmiliter.

Rangkaian serangan tersebut menunjukkan bahwa konflik tidak lagi terbatas pada konfrontasi langsung di sekitar wilayah Iran dan Selat Hormuz, tetapi berpotensi berdampak lebih luas terhadap pangkalan militer AS dan jalur pelayaran strategis di kawasan.

Selat Hormuz menjadi titik penting karena merupakan salah satu jalur utama perdagangan energi dunia. Peningkatan serangan terhadap kapal militer maupun kapal tanker berpotensi meningkatkan risiko terhadap keamanan pelayaran dan pasar energi global.

Meski demikian, klaim mengenai jumlah rudal, sasaran serangan, serta tingkat kerusakan dari masing-masing pihak masih harus dikonfirmasi melalui sumber independen.

Sumber: FRANCE 24, Rabu (9/9/2026).