Hukrim

Saling Tantangan di WA, Tawuran Gorowong Tewaskan AZ

×

Saling Tantangan di WA, Tawuran Gorowong Tewaskan AZ

Sebarkan artikel ini
Polisi Menangkap Para Pelaku Tawuran di Gorowong Karawang
Polisi Menangkap Para Pelaku Tawuran di Gorowong Karawang

KARAWANG – Tawuran antarkelompok di wilayah Gorowong, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, berujung maut. Seorang pemuda berinisial AZ (20) tewas dalam peristiwa yang terjadi Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB. Tawuran Gorowong Karawang ini diduga dipicu aksi saling tantang antarkelompok melalui aplikasi WhatsApp.

Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto mengatakan, tantangan WhatsApp picu tawuran tersebut bermula dari pesan saling menantang untuk berkelahi. Pesan itu kemudian ditanggapi kelompok lain hingga kedua pihak bertemu dan terlibat tawuran.

“Pemicunya hanya kuat-kuatan, memang tantang-tantangan. Saling menantang melalui WA, kemudian ditanggapi dan terjadilah hal seperti itu,” ujar Mario.

Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga meninggal dunia. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan dua orang tersangka berinisial AA (20) dan SA (21). “Dari hasil penyidikan didapatkan ada dua tersangka yang memang melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, yaitu celurit dan klewang,” kata Mario.

Polisi telah menangkap kedua tersangka. Selain itu, sejumlah anak yang diduga masih berstatus pelajar dan berada di lokasi kejadian turut diamankan untuk dimintai keterangan. Namun, mereka kemudian dikembalikan kepada orang tua masing-masing dengan didampingi pihak sekolah.

Dalam kasus tawuran Gorowong Karawang, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua senjata tajam berupa celurit dan klewang serta pakaian yang diduga digunakan para pelaku saat kejadian. Pasca tawuran, polisi bersama pemerintah desa melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

“Dari Pak Kapolsek bersama para desa juga sudah melaksanakan mediasi dan sudah membuat surat pernyataan bahwa tidak akan terjadi kejadian seperti itu lagi,” bebernya. Tantangan WhatsApp picu tawuran ini menjadi pengingat bahwa media sosial bukan tempat untuk mengadu nyali. Tawuran Gorowong Karawang pun menjadi pelajaran pahit: nyawa melayang hanya karena tantangan di layar ponsel.