SUMEDANG – Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti, menghadiri sosialisasi DPD RI yang dirangkaikan dengan Pagelaran Seni Budaya Tarawangsa di Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Senin (19/10/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Camat Rancakalong, Kepala Desa Cibunar, babinsa, binmas, para tokoh masyarakat, seniman, budayawan, serta ratusan warga Desa Cibunar.
Dalam sambutannya, Teh Aanya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan jalan, gedung, atau fasilitas umum semata. Menurutnya, pembangunan juga harus mampu menjaga budaya, memelihara lingkungan, serta melestarikan jati diri masyarakat Sunda agar tidak tergerus arus modernisasi yang semakin deras.
Pagelaran seni Tarawangsa ini menjadi wujud nyata upaya memajukan daerah tanpa melupakan nilai-nilai luhur warisan leluhur. Teh Aanya mengajak seluruh warga untuk maju mengikuti kemajuan zaman namun tetap memegang teguh identitas budaya yang menjadi akar kekuatan masyarakat Sunda.
Dalam kesempatan itu, Teh Aanya juga menekankan pentingnya peran DPD RI dalam menyerap aspirasi masyarakat langsung dari akar rumput. Menurutnya, pembangunan tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dan partisipasi aktif dari warga di tingkat desa, termasuk dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi program Command Center Teh Aanya yang diluncurkan pada 23 Mei 2026 di Kota Bandung. Program tersebut merupakan layanan pengaduan dan respons cepat 24 jam bagi warga Jawa Barat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), yang menjadi salah satu fokus utama Komite I DPD RI.
Humas Command Center Teh Aanya, Sony Fitrah Perizal, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memastikan aspirasi warga dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Dengan begitu, layanan publik tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung, termasuk di pelosok desa.
Sony Fitrah Perizal menambahkan bahwa Command Center Teh Aanya hadir sebagai jembatan antara warga dan pemerintah. Masyarakat dapat melaporkan berbagai permasalahan, khususnya terkait Kamtibmas, agar segera mendapatkan penanganan yang tepat dari instansi terkait.
Teh Aanya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial semata. Melalui sinergi ini, ia mendorong penguatan pendidikan budaya, moral, dan budi pekerti orang Sunda di tengah masyarakat luas.
“Kita harus bisa membuktikan bahwa orang Sunda bisa maju tanpa kehilangan jati diri,” tegasnya di hadapan warga. Sinergi antara pelestarian budaya Tarawangsa dan layanan Command Center ini pun diharapkan membawa perubahan positif bagi warga Sumedang.
Camat Rancakalong, Deni Nurdani Supandi, menyambut baik acara sosialisasi DPD Rl yang diinisiasi oleh Teh Aanya dan tokoh pengusaha setempat Ibu Risa tersebut.
“Untuk pertama kalinya daerah kami dikunjungi anggota DPD RI. Ini sebuah kehormatan bagi kami,” kata Deni.








