Edukasi

Contoh Sambutan Perwakilan Keluarga Sebelum Menguburkan Jenazah

×

Contoh Sambutan Perwakilan Keluarga Sebelum Menguburkan Jenazah

Sebarkan artikel ini
Menguburkan Jenazah
Menguburkan Jenazah

BANDUNG – Dalam tradisi kaum Muslimin di Indonesia, sebelum jenazah diberangkatkan atau dimakamkan, biasanya perwakilan keluarga menyampaikan sambutan singkat kepada para pelayat. Sambutan ini bertujuan mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan bantuan yang diberikan, memohon maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup, serta meminta doa agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya, melimpahkan rahmat-Nya, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Meskipun tidak ada ketentuan khusus dalam Al-Qur’an maupun hadits sahih yang mewajibkan sambutan tersebut, penyampaiannya dibolehkan selama berisi nasihat, doa, dan ungkapan syukur yang tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Berikut contoh sambutan yang ringkas:

Contoh Sambutan Perwakilan Keluarga Sebelum Menguburkan Jenazah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kehidupan dan menetapkan bahwa setiap makhluk akan kembali kepada-Nya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin kaum Muslimin yang kami hormati,

Atas nama keluarga besar almarhum/almarhumah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak, Ibu, saudara-saudara sekalian yang telah meluangkan waktu untuk hadir, memberikan dukungan, membantu prosesi pengurusan jenazah, menyalatkan, serta mengantarkan almarhum/almarhumah hingga ke tempat pemakaman.

Kehadiran dan doa Bapak, Ibu, serta saudara sekalian menjadi penghibur dan penguat bagi keluarga yang sedang berduka. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan tersebut dengan pahala yang berlipat ganda.

Allah SWT berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Artinya:

“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.”

(QS. Ali Imran: 185)

Kami menyadari bahwa semasa hidup, almarhum/almarhumah adalah manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan kesalahan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati kami memohon kepada Bapak, Ibu, dan saudara sekalian agar berkenan memaafkan segala kesalahan beliau, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Apabila almarhum/almarhumah pernah memiliki janji, amanah, utang, atau hak-hak yang belum terselesaikan, kami mohon kiranya dapat disampaikan kepada keluarga. Insya Allah kami akan berusaha menyelesaikannya sesuai kemampuan, karena Rasulullah ﷺ sangat menekankan pentingnya menunaikan hak-hak sesama manusia.

Kami juga memohon kepada seluruh hadirin agar berkenan mendoakan semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum/almarhumah, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, menjadikannya termasuk penghuni surga, serta memberikan ketabahan dan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakan dia, dan maafkanlah dia.”

(HR. Sahih Muslim)

Marilah kita semua mengambil pelajaran dari peristiwa ini. Kematian adalah kepastian yang akan datang kepada setiap manusia. Semoga Allah SWT menjadikan kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.

Akhir kata, kami atas nama keluarga sekali lagi mengucapkan terima kasih atas segala bantuan, perhatian, dan doa yang telah diberikan.

Semoga Allah SWT membalas semua amal kebaikan Bapak, Ibu, dan saudara sekalian dengan balasan yang lebih baik.

جَزَاكُمُ اللَّهُ خَيْرًا كَثِيرًا

“Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan yang berlimpah.”

Mohon dimaafkan apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan dari keluarga.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ