Edukasi

BPBD Karawang Beri Tips Pencegahan Kebakaran Jelang Nataru ‎

×

BPBD Karawang Beri Tips Pencegahan Kebakaran Jelang Nataru ‎

Sebarkan artikel ini
‎Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Karawang, Rohmat Ilyas
‎Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Karawang, Rohmat Ilyas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menjelang mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru).
‎
‎Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya risiko kebakaran, khususnya pada rumah kosong yang ditinggal pemiliknya dalam waktu cukup lama selama periode mudik. BPBD menilai, kelalaian pada instalasi listrik dan peralatan rumah tangga menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran.
‎
‎Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Karawang, Rohmat Ilyas, meminta warga memastikan seluruh instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Masyarakat juga diimbau untuk mencabut seluruh steker atau colokan dari stop kontak guna mencegah korsleting listrik.
‎
‎“Pastikan seluruh lampu sudah dimatikan atau gunakan lampu LED otomatis. Kompor harus benar-benar dalam keadaan mati, serta regulator dilepas dari tabung gas sebelum rumah ditinggalkan,” ujar Rohmat, Selasa(23/12/25) .
‎
‎Selain itu, Rohmat menekankan pentingnya koordinasi dengan lingkungan sekitar. Warga yang hendak mudik diimbau melapor kepada ketua RT setempat agar rumah yang ditinggalkan dapat ikut diawasi oleh warga sekitar.
‎
‎Sebagai langkah antisipasi, BPBD Karawang juga menyiagakan layanan darurat selama periode Nataru. Apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya, masyarakat dapat segera menghubungi layanan pemadam kebakaran melalui WhatsApp di nomor 0856-1400-113 atau telepon 0267-400-113.
‎
‎BPBD Karawang berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, potensi kebakaran selama mudik Natal dan Tahun Baru dapat diminimalkan, sehingga masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman dan nyaman.