Ekonomi

Petani Labu Siam Cibubut Raup Jutaan, Dony Apresiasi

×

Petani Labu Siam Cibubut Raup Jutaan, Dony Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir berdialog dengan petani labu siam Cibubut
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir berdialog dengan petani labu siam Cibubut

SUMEDANG – Sektor pertanian di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, ternyata menyimpan cerita sukses yang bikin bangga. Salah satunya lewat budidaya labu siam—atau yang dikenal warga setempat sebagai waluh lejet—yang hasil panennya tembus sampai ke luar daerah.

Cerita ini terungkap saat Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir melakukan monitoring Jembatan Cipicung, Senin (28/9/2026). Di sela-sela kegiatan, Bupati bersama jajaran melintasi jalur Cibugel-Cibubut, tepatnya di kawasan Cisoka, dan bertemu dengan Ridwan (30), seorang petani milenial yang sukses mengembangkan usaha labu siam.

Ridwan bukan petani biasa. Ia memasarkan hasil panennya ke sejumlah daerah, seperti Bogor, Jakarta, dan Tangerang. Yang bikin kagum, pemasaran labu siam dari kawasan tersebut ke Bogor saja bisa mencapai sekitar 10 ton per hari. Angka itu menunjukkan betapa besar potensi pertanian labu siam dalam menggerakkan ekonomi warga setempat.

Bupati Dony pun tak sungkan memberi apresiasi. “Alhamdulillah, di Cibubut, Desa Jayamekar ini masyarakatnya sejahtera karena bertani seperti ini. Hasil panennya dipasarkan dan dijual ke luar Sumedang, ke Jakarta, Tangerang, dan Bogor,” ujarnya. Ia juga menyebut Ridwan sebagai contoh petani milenial yang mampu mengembangkan usaha pertanian secara produktif sekaligus menyerap tenaga kerja.

Dari sisi usaha, Ridwan mengungkapkan modal untuk satu ton labu siam mencapai sekitar Rp11 juta, dengan nilai penjualan sebesar Rp12,5 juta. Selisih itu memang tidak besar, tapi dengan volume 10 ton per hari, omzetnya jelas menggiurkan. Tak heran jika aktivitas pertanian di Cibubut berdampak nyata pada perekonomian warga. Buktinya, semakin banyak rumah baru dibangun di sepanjang jalur Cibubut, seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Potensi labu siam di Cibubut menjadi gambaran bahwa sektor pertanian, jika dikelola dengan baik dan didukung akses pemasaran yang luas, bisa menjadi sumber penghidupan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sumedang. Bukan sekadar teori—Ridwan sudah membuktikannya.