Politik dan Pemerintahan

Birokrasi Tancap Gas, Pemkot Tasikmalaya Bersiap Rotasi dan Promosi Jabatan Strategis

×

Birokrasi Tancap Gas, Pemkot Tasikmalaya Bersiap Rotasi dan Promosi Jabatan Strategis

Sebarkan artikel ini
Rotasi Pejabat Pemkot Tasikmalaya
Rotasi Pejabat Pemkot Tasikmalaya

Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menekan pedal gas penataan birokrasi. Agenda rotasi, mutasi, dan promosi pejabat dipastikan segera digelar, menyasar sejumlah kursi strategis yang selama ini masih kosong.

Pelantikan pejabat, mulai dari Eselon II hingga kepala sekolah, direncanakan berlangsung pekan depan.

Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi Pemkot Tasikmalaya dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan optimal.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya, Gun Gun Pahlagunara, mengungkapkan bahwa seluruh tahapan persiapan kini telah memasuki fase akhir.

“Iya, masih dalam proses. Insyaallah minggu depan,” ujar Gun Gun saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026) siang.

Ia menjelaskan, rotasi dan promosi kali ini diprioritaskan untuk jabatan Eselon II dan kepala sekolah, terutama pada posisi-posisi strategis yang belum terisi. Sejumlah kursi penting yang segera diisi antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sekretaris DPRD (Setwan), serta Staf Ahli.

“Itu pengisian jabatan yang kosong. Memang ada beberapa dinas yang belum terisi,” jelasnya.

Tak hanya di level Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkot Tasikmalaya juga bersiap melantik sejumlah kepala sekolah. Menurut Gun Gun, para calon kepala sekolah tersebut telah melalui proses seleksi dan dinyatakan lulus sesuai ketentuan.

“Ada calon kepala sekolah yang lulus dan disekolahkan dengan biaya negara. Ya, tentu kita lantik,” katanya.

Lebih lanjut, Gun Gun menegaskan bahwa pengisian jabatan Eselon II dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat dan transparan, termasuk proses wawancara. Bahkan, untuk jabatan tertentu, mekanisme seleksi melibatkan pihak eksternal.

“Untuk Eselon II ada tahapan wawancara. Khusus Inspektorat, mekanismenya berbeda karena melibatkan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri serta panitia seleksi Inspektorat. Itu semua sudah dilaksanakan,” terangnya.

Sementara itu, rotasi jabatan Eselon III dan IV belum dilakukan. Pemkot Tasikmalaya memilih menuntaskan terlebih dahulu pengisian jabatan pimpinan puncak sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.

“Supaya pimpinan-pimpinan pucaknya dulu yang terisi. Setelah itu, secepatnya pengisian jabatan di bawahnya,” pungkas Gun Gun.