Internasional

Perang Panjang dengan Iran, Pemerintahan Israel Terancam Runtuh

22
×

Perang Panjang dengan Iran, Pemerintahan Israel Terancam Runtuh

Sebarkan artikel ini
Presiden Israel Benjamin Netanyahu
Presiden Israel Benjamin Netanyahu

JERUSALEM – Situasi politik di Israel semakin memanas saat negara bintang biru itu terlibat perang berkepanjangan dengan Iran. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan disebut menghadapi ancaman serius setelah gelombang kritik muncul dari kalangan akademisi hingga publik Israel.

Menurut Chanel TV France24, Kamis (12/3/2026), Netanyahu hingga kini belum menggelar konferensi pers resmi untuk menjelaskan perkembangan perang kepada masyarakat. Ia justru lebih sering merilis video singkat yang ditujukan tidak hanya kepada warga Israel, tetapi juga kepada masyarakat Iran.

Sikap tersebut memicu kekecewaan sebagian warga Israel yang merasa pemerintah tidak memberikan penjelasan transparan mengenai tujuan dan arah konflik yang sedang berlangsung.

Kritik keras juga datang dari Presiden Tel Aviv University, Ariel Porat, melalui artikel opini berjudul The War Against Democracy. Tulisan tersebut memicu perdebatan luas di Israel karena menuding pemerintah memanfaatkan situasi perang untuk melakukan konsolidasi kekuasaan.

Dalam artikelnya, Porat memaparkan sejumlah kebijakan dan tindakan pemerintah yang dinilai melanggar norma demokrasi. Salah satu yang paling kontroversial adalah pernyataan Netanyahu yang disebut tidak akan mematuhi perintah pengadilan.

Pernyataan itu terkait permintaan jaksa agung agar Netanyahu memecat salah satu menteri kabinet yang dinilai bertindak melanggar hukum. Sikap Netanyahu tersebut memicu kekhawatiran bahwa prinsip supremasi hukum di Israel tengah terancam.

Di tengah situasi politik yang memanas, krisis kemanusiaan di wilayah Palestina juga dilaporkan semakin memburuk. Di Gaza Strip, akses bantuan kemanusiaan disebut semakin terbatas setelah Israel menutup sejumlah jalur perbatasan.

Sementara itu situasi di West Bank, laporan mengenai meningkatnya serangan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina terus bermunculan. Beberapa insiden bahkan disebut terjadi dengan perlindungan pasukan militer Israel.

Kondisi tersebut membuat konflik di kawasan Timur Tengah semakin kompleks, di saat perhatian dunia internasional kini lebih terfokus pada potensi perang terbuka antara Israel dan Iran.

Sejumlah pengamat menilai, jika konflik regional terus meningkat sementara tekanan politik domestik bertambah kuat, stabilitas pemerintahan Netanyahu bisa menghadapi ujian berat dalam waktu dekat.