Internasional

Saling Serang Situs Nuklir, Konflik Iran-Israel Makin Membara

×

Saling Serang Situs Nuklir, Konflik Iran-Israel Makin Membara

Sebarkan artikel ini
Perang Iran Melawan AS-Israel
Ilustrasi : Perang Iran Melawan AS-Israel

JAKARTA — Eskalasi konflik antara Iran dan Israel kian meningkat setelah serangan balasan saling menghantam fasilitas strategis, termasuk kawasan yang terkait program nuklir kedua negara.

Serangan rudal Iran dilaporkan menghantam kota Dimona yang menjadi lokasi fasilitas nuklir utama Israel di Gurun Negev. Lebih dari 50 orang dilaporkan terluka, sementara sejumlah bangunan mengalami kerusakan signifikan.

Militer Israel mengakui tengah menyelidiki kegagalan sistem pertahanan udara dalam mencegat satu rudal balistik yang berhasil menembus pertahanan. Serangan ini dinilai sangat sensitif mengingat Dimona merupakan pusat program nuklir Israel.

Meski demikian, International Atomic Energy Agency memastikan tidak ada indikasi kerusakan pada Negev Nuclear Research Center serta tidak ditemukan peningkatan radiasi.

Serangan Iran disebut sebagai respons atas serangan sebelumnya terhadap fasilitas nuklir Natanz Nuclear Facility, yang merupakan pusat pengayaan uranium terbesar di Iran. Teheran menegaskan strategi “tit-for-tat” atau balasan setimpal akan terus dilakukan.

Di sisi lain, serangan udara juga dilaporkan menghantam sejumlah wilayah Iran, termasuk situs pengayaan nuklir dan fasilitas militer strategis. Seorang pejabat militer Amerika Serikat mengklaim kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran di Selat Hormuz mulai melemah akibat serangan tersebut.

Konflik juga meluas ke Lebanon, di mana serangan yang melibatkan kelompok Hezbollah menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi akibat kerusakan di wilayah selatan Beirut.

Sementara itu, parlemen Iran memperingatkan bahwa keberhasilan rudal menembus pertahanan Dimona menjadi sinyal masuknya fase baru konflik. Pernyataan itu mempertegas bahwa ketegangan kini telah naik ke level yang lebih berbahaya.

Badan nuklir PBB pun mendesak semua pihak menahan diri guna menghindari risiko kebocoran radiasi yang dapat memicu bencana lebih luas.

saling serang fasilitas strategis dan meluasnya dampak ke kawasan regional, konflik Iran-Israel kini tidak hanya menjadi perang terbatas, tetapi berpotensi berkembang menjadi krisis geopolitik global yang lebih besar. (Sumber : Al Jazeera)