Ekonomi

Menkeu Purbaya: RI Belum Darurat Energi, APBN Masih Tahan

×

Menkeu Purbaya: RI Belum Darurat Energi, APBN Masih Tahan

Sebarkan artikel ini
Menkeu Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA — Menteri Keuangan Purba Yuda Yudisadewa memastikan Indonesia belum berada dalam kondisi darurat energi, meski tekanan global terhadap harga minyak dan pasokan energi terus meningkat.

Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat menopang kebutuhan subsidi energi di tengah fluktuasi harga.

“APBN kita masih tahan. Dengan harga sekarang, kita masih mampu menjaga stabilitas,” ujarnya dalam keterangannya.

Ia menegaskan, indikator darurat energi bukan semata ditentukan oleh lonjakan harga, melainkan gangguan pada pasokan.

“Darurat energi itu bukan soal harga mahal, tapi kalau supply berhenti. Saat ini supply masih ada, jadi belum bisa dikatakan darurat,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap diminta waspada terhadap dinamika global yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi. Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif agar Indonesia tidak terdampak lebih dalam jika situasi memburuk.

“Tapi kita harus siap-siap ke depan. Jangan sampai lengah,” tegasnya.

Di sisi lain, Menkeu juga menanggapi kritik publik terkait langkahnya turun langsung ke lapangan, termasuk kunjungan ke pasar tradisional seperti Tanah Abang.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan berbasis data dan untuk memastikan kondisi riil di masyarakat.

“Saya lihat langsung ke lapangan karena data menunjukkan dinamika yang perlu dicek. Itu bagian dari pengambilan kebijakan,” pungkasnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa, di tengah ketidakpastian global, pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk menjaga stabilitas energi nasional—meski kewaspadaan tetap menjadi kunci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *