Internasional

Khamenei: Pangkalan Militer AS Bukan Jaminan Keamanan

10
×

Khamenei: Pangkalan Militer AS Bukan Jaminan Keamanan

Sebarkan artikel ini
Mojtaba Khamenei
Mojtaba Khamenei

TEHERAN — Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, kembali melontarkan pernyataan keras terkait keberadaan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Dalam pidato terbarunya di tengah memanasnya konflik regional, Khamenei menegaskan bahwa kehadiran pangkalan militer AS justru menjadi sumber kerentanan bagi negara-negara kawasan, bukan jaminan keamanan.

Menurut Khamenei, perang dan ketegangan yang terjadi saat ini telah membuktikan bahwa negara-negara Teluk tidak bisa terus bergantung kepada perlindungan Washington.

“Keberadaan militer Amerika bukan kekuatan dan bukan jaminan keamanan. Justru menciptakan kerentanan dan kerapuhan,” tegas Khamenei dalam pidatonya.

Ia meminta negara-negara kawasan membangun arsitektur keamanan sendiri tanpa ketergantungan terhadap kekuatan asing.

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas posisi Teheran sejak awal konflik dengan AS dan sekutunya. Iran berulang kali menyebut keberadaan pangkalan militer Amerika di kawasan Teluk sebagai pemicu utama eskalasi.

Teheran bahkan sebelumnya memperingatkan negara-negara anggota GCC agar menjaga jarak dari Washington dan menghentikan dukungan terhadap pangkalan militer AS.

Dalam pidato itu, Khamenei juga membela langkah Iran yang menyerang sejumlah target terkait kepentingan Amerika di kawasan. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan konsekuensi dari keterlibatan militer AS di Timur Tengah.

Pernyataan terbaru ini diperkirakan akan memperbesar tekanan geopolitik di kawasan, terutama di tengah upaya diplomasi Iran yang sedang berlangsung dengan sejumlah negara regional dan kekuatan global.