Politik dan Pemerintahan

Diky Candra: Pancasila Jangan Berhenti di Hafalan

×

Diky Candra: Pancasila Jangan Berhenti di Hafalan

Sebarkan artikel ini
Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra
Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra

TASIKMALAYA – Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengajak masyarakat menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menghafalkan lima sila yang menjadi dasar negara.

Pesan itu disampaikan Dicky saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Balekota Tasikmalaya, Senin (1/6/2026).

Menurut Dicky, makna Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui sikap toleransi, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial di tengah kehidupan masyarakat.

“Yang paling utama ialah jangan cuma bisa menghafal sila demi sila saja, tetapi harus memahami maknanya,” ujar Dicky.

Upacara tersebut diikuti unsur TNI, Polri, Brimob, ASN, Pramuka, Karang Taruna, pelajar, hingga berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.

Dicky menilai sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan berbangsa. Dari nilai spiritual yang kuat, kata dia, akan lahir sikap menghargai sesama, menjunjung kemanusiaan, serta mewujudkan keadilan dalam kehidupan sosial.

“Sulit mewujudkan keadilan dan peradaban tanpa landasan spiritual yang kuat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap sila dalam Pancasila saling berkaitan. Ketika nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan persatuan dijalankan dengan baik, masyarakat akan lebih mudah menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah dan dialog.

Menurut Dicky, tujuan akhir dari pengamalan Pancasila adalah menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Karena itu, ia mengajak masyarakat Kota Tasikmalaya untuk terus merawat semangat kebersamaan dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap maupun mengambil keputusan di tengah dinamika zaman.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, lanjut Dicky, harus menjadi momentum memperkuat komitmen menjaga persatuan bangsa sekaligus memastikan nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai penuntun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.