Politik dan Pemerintahan

Anggaran MBG Berpotensi Dipangkas, Menkeu Tunggu Arahan Presiden

×

Anggaran MBG Berpotensi Dipangkas, Menkeu Tunggu Arahan Presiden

Sebarkan artikel ini
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa

SPIRITS.Id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa rencana pengurangan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mengikuti arahan dan keputusan Presiden Prabowo Subianto.

Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, Purbaya mengaku telah memperoleh informasi terkait wacana tersebut. Meski demikian, ia belum menjelaskan besaran anggaran yang kemungkinan akan dipangkas dari program MBG.

“Kami ikuti keputusan Bapak Presiden,” ujar Purbaya.

Terkait perkembangan lebih lanjut, Purbaya meminta masyarakat menunggu penjelasan resmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara terpisah mengungkapkan bahwa pemerintah memang tengah mempertimbangkan pengurangan anggaran untuk program MBG.

Menurutnya, rencana tersebut merupakan hasil evaluasi serta perbaikan tata kelola terhadap program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

Namun hingga saat ini, pemerintah belum menentukan angka pasti pemotongan anggaran. Prasetyo menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Gizi Nasional (BGN) masih melakukan perhitungan guna mengetahui potensi efisiensi yang dapat dilakukan.

“Jadi, dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk Program MBG ini totalnya menjadi berapa,” katanya saat ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Kamis.

Prasetyo juga menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memperluas cakupan penerima manfaat MBG, khususnya bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) dalam dua pekan mendatang.

Dalam rangka penataan program tersebut, pemerintah turut melakukan refocusing atau penyesuaian kembali sasaran penerima manfaat. Salah satunya dengan mengurangi distribusi ke sejumlah sekolah yang berdasarkan data dan skala prioritas tidak termasuk dalam kelompok utama penerima MBG.

Di sisi lain, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang diketahui mendatangi Istana Kepresidenan untuk melaporkan upaya efisiensi anggaran program MBG kepada Presiden Prabowo.

Nanik tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis sekitar pukul 14.20 WIB.