Ekonomi

Balebat Garut Persempit Kesenjangan, 36 Ribu Miskin Ekstrem Dibantu

×

Balebat Garut Persempit Kesenjangan, 36 Ribu Miskin Ekstrem Dibantu

Sebarkan artikel ini
Balebat Garut
Bupati Garut luncurkan Balebat 2026 sasar 1000 KK miskin ekstrem. 36 ribu warga desil 1 belum tersentuh bansos kini jadi target tutup celah kemiskinan.

GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meluncurkan Program Bantuan Keluarga Hebat atau Balebat 2026 di Pendopo Kabupaten, Selasa 30/6/2026. Program ini menyasar warga miskin ekstrem desil satu yang belum tersentuh bansos.

Peluncuran dirangkaikan dengan Rakorev SDM Pendamping PKH. Pemkab Garut menyebut Balebat sebagai janji kampanye yang dieksekusi nyata.

Bupati Syakur menyebut ada celah data di lapangan. Hasil investigasi bersama pendamping PKH dan Dinsos menemukan 36 ribu warga miskin belum dapat bantuan pusat maupun daerah.

“Yang kita bagikan baru 1000 orang, 1000 kali 2.000.000 ini 2 miliar tapi bertahap. Per-KK satu juta Juni, satu juta Desember,” ucap Bupati.

Ia menegaskan program diupayakan tiap tahun dengan evaluasi. Penerima adalah warga eligible tapi selama ini terlewat dari bansos lain.

Kepala Dinsos Garut Marlinda Siti Hana menyebut Balebat wujud misi kedelapan Bupati-Wabup, prioritas turunkan kemiskinan ekstrem.

“Dari 107 ribu KK desil 1, kita ambil yang benar-benar tidak dapat PKH, BPNT, BPJS, BLT Kesra,” kata Marlinda.

Tahun ini diambil 1000 KK prioritas usia tertua, rata 2-3 KK per desa. “Total 36 ribu, tahun ini diambil seribu, 2 juta per KK dua kali cair,” paparnya.

Marlinda sadar regulasi baru memicu dinamika. Dinsos siap paparkan teknis regulasi agar publik paham kriteria.

Keberhasilan Balebat bergantung pada validitas data. Karena itu groundchecking di lapangan jadi krusial untuk memastikan penerima benar-benar layak.

Pemkab Garut menutup celah kemiskinan ekstrem lewat Balebat. Dengan data by name by address, bantuan 2 juta per KK diharapkan meringankan beban 1000 keluarga miskin ekstrem di Garut tahun ini.