TASIKMALAYA — Suasana Kampung Pelang, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, mendadak geger setelah seorang warga menemukan sesosok jenazah pria tanpa identitas tergeletak di dasar aliran sungai yang mengering, Senin (10/8/2026) sore.
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah memprihatinkan. Bagian wajah mengalami kerusakan dan tubuhnya dikerubungi lalat. Jenazah ditemukan di wilayah RT 02/RW 26, Kampung Pelang, yang berada di kawasan perbatasan dengan Kampung Daleum, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.
Lokasi penemuan berada di dasar aliran sungai yang mengering akibat musim kemarau. Posisi jenazah yang berada di bawah tebing dengan medan cukup curam membuat proses evakuasi tidak mudah. Petugas gabungan dari BPBD Kota Tasikmalaya, Polsubsektor Cipedes, Polsek Indihiang, serta Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota kemudian diterjunkan ke lokasi.
Kaposubsektor Cipedes Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Wawan Setiawan, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. “Ya betul, saya mendapat laporan dari RW 26. TKP berada di Kampung Pelang RT 02/RW 26, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya,” kata Wawan.
Menurut Wawan, jenazah yang ditemukan merupakan seorang pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus mendalami penyebab kematiannya.
“Telah ditemukan jenazah pria yang belum diketahui identitasnya. Sekarang sedang dilakukan penyelidikan dan jenazah telah dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo,” jelasnya.
Wawan menuturkan, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing di sekitar aliran sungai. Saat berada di lokasi, warga tersebut melihat sesuatu yang mencurigakan di dasar sungai. Setelah memastikan benda yang dilihatnya merupakan jenazah, saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada ketua RW setempat.
“Jenazah pertama kali ditemukan oleh saksi yang akan mancing di sekitar lokasi. Lalu dilihat lagi, kemudian lapor ke RW,” tandasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, polisi masih berupaya mengungkap identitas korban. Petugas juga mendalami penyebab kematian serta menelusuri asal-usul korban dan bagaimana hingga akhirnya berada di dasar aliran sungai yang mengering tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas jenazah tersebut,” tambah Wawan.
Sementara itu, Ketua RW 26, Irwan Setiawan, mengatakan dirinya pertama kali menerima informasi mengenai penemuan jenazah dari Ketua RW di wilayah Daleum melalui sambungan telepon. “Tadi ada RW Daleum menelepon, katanya ada jenazah di bawah. Lalu saya lapor ke Bhabinkamtibmas,” ujarnya.
Irwan memperkirakan korban merupakan seorang pria yang usianya terlihat sudah lanjut. Namun, ia mengaku belum mengetahui ciri-ciri lain yang dapat membantu proses identifikasi. “Kemungkinan jenis kelamin laki-laki. Usianya seperti sudah lanjut usia. Ciri-ciri lain tidak tahu,” pungkasnya.








