Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan membuktikan penilaian Moody’s terhadap prospek ekonomi Indonesia keliru. Ia menyebut outlook negatif lembaga pemeringkat itu tidak sesuai dengan perkembangan terbaru perekonomian nasional.
Purbaya menyampaikan ekonomi Indonesia kini berbalik menguat dan memasuki fase optimistis. Ia menilai Moody’s salah membaca arah pertumbuhan.
“Kepercayaan masyarakat sekarang di level tertinggi. Artinya stabilitas sosial politik sangat kuat. Ini salah satu pilar penting ekonomi,” ujarnya dalam pemaparan kebijakan ekonomi.
Ia mengakui sebelumnya pertumbuhan belum mencapai target awal 5,6–5,7 persen akibat berbagai kendala struktural. Namun setelah hambatan diperbaiki, ekonomi mampu tumbuh 5,39 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir pascapandemi.
“Memang belum setinggi target awal, tapi ini sudah yang tertinggi setelah Covid,” katanya.
Menurut Purbaya, capaian tersebut bahkan relatif lebih baik dibanding sejumlah negara G20. Karena itu asumsi perlambatan ekonomi Indonesia dinilai tidak terbukti.
Moody’s sebelumnya memberikan outlook negatif karena memperkirakan pertumbuhan melambat. Namun setelah data resmi dirilis, beberapa lembaga global justru menaikkan proyeksi.
“IMF dan JP Morgan sama-sama naikkan proyeksi dari 4,9 ke 5,2 persen. Jadi kelihatan ada yang offside,” ujarnya.
Pemerintah, lanjut Purbaya, akan menggelontorkan stimulus besar pada triwulan pertama melalui belanja negara, kebijakan moneter, serta penguatan sektor usaha guna mempercepat ekspansi industri.
Koordinasi fiskal dan Bank Indonesia difokuskan pada peningkatan likuiditas dan perbaikan ekosistem investasi agar dunia usaha lebih agresif berekspansi.
Dalam APBN, pemerintah mematok pertumbuhan sekitar 5,4 persen. Namun Purbaya menegaskan pemerintah akan mendorong lebih tinggi.
“Kita akan belanja habis-habisan dan dorong dunia usaha ekspansi. Target resmi 5,4 persen, tapi akan kita genjot lebih cepat,” tegasnya.
Ia bahkan menyindir keputusan Moody’s yang menurunkan prospek investasi Indonesia.
“Jadi ada yang offside rupanya. Biar saja. Kita akan buat dia offside betulan,” kata Purbaya.
Purbaya optimistis kombinasi stabilitas politik, meningkatnya kepercayaan konsumen, serta stimulus pemerintah akan menjaga ekonomi Indonesia tetap ekspansif sepanjang tahun. (Sumber: Youtube IDX)








