Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong penguatan sektor usaha mikro melalui program digitalisasi UMKM. Salah satu upaya tersebut diwujudkan lewat Talkshow UMKM Berdaya: Kreatif, Digital, dan Siap Bersaing yang digelar di SDN 2 Parakan, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Selasa (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mempercepat transformasi digital produk lokal agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Talkshow ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN Gradasi Kelompok 13 dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelaku UMKM desa, pemerintah desa, hingga Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Garut. Diskop UKM Garut diwakili oleh Feri Fadzillah yang hadir sebagai pemateri utama.
Diskop UKM Garut Tekankan Pentingnya Go Digital
Dalam pemaparannya, Feri Fadzillah menjelaskan bahwa pengembangan UMKM saat ini tidak bisa lepas dari pemanfaatan teknologi digital. Materi yang disampaikan mencakup strategi pemasaran digital, pentingnya legalitas usaha, hingga penguatan branding produk agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Menurutnya, berdasarkan data Diskop UKM Kabupaten Garut, UMKM Desa Parakan memiliki potensi besar dengan ragam jenis usaha, khususnya di sektor makanan dan minuman. Dengan dukungan digitalisasi, potensi tersebut diyakini mampu berkembang lebih pesat dan berdaya saing, bahkan hingga pasar global.
Kepala Desa Parakan Apresiasi Inisiatif Mahasiswa
Kepala Desa Parakan, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan talkshow UMKM Berdaya. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat desa dalam memahami strategi pengembangan usaha, khususnya dalam hal pemasaran produk.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi UMKM Desa Parakan. Mudah-mudahan ke depan penjualan dan kualitas produk lokal semakin meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, UMKM Desa Parakan masih didominasi usaha berskala mikro dengan volume produksi terbatas. Produk unggulan yang dihasilkan antara lain tempe kering, makaroni, usus goreng, kerupuk mie, serta berbagai olahan makanan lainnya.
Mahasiswa KKN Dorong UMKM Melek Teknologi
Perwakilan KKN Gradasi Kelompok 13, Dendi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini berangkat dari pengamatan langsung di lapangan. Ia melihat potensi besar masyarakat Desa Parakan dalam mengolah produk UMKM Desa, namun masih minim pemanfaatan teknologi digital.
“Rata-rata pemasaran masih mengandalkan dari mulut ke mulut. Ketika ditanya soal media sosial, banyak pelaku UMKM Desa yang belum memiliki atau belum memanfaatkannya,” jelas Dendi.
Melalui talkshow ini, mahasiswa KKN mendorong para pelaku UMKM Desa untuk mulai menerapkan pemasaran Go Digital melalui media sosial dan platform online agar jangkauan pasar semakin luas.
UMKM Naik Kelas untuk Garut Hebat
Di akhir kegiatan, Feri Fadzillah berharap UMKM Desa Parakan mampu naik kelas dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Semakin banyak wirausaha yang tumbuh, maka angka pengangguran dan kemiskinan dapat ditekan. Ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Garut Hebat,” pungkasnya.(Yulius)








