Hukrim

Abang Bakso di Karawang Dipalak Rp 300 Ribu, Netizen Senggol Polda Jabar

×

Abang Bakso di Karawang Dipalak Rp 300 Ribu, Netizen Senggol Polda Jabar

Sebarkan artikel ini
Abang Bakso Dipalak
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas, peristiwa bermula ketika korban didatangi oleh seorang pria tak dikenal yang meminta uang secara paksa sebesar Rp300.000

KARAWANG – Aksi premanisme jalanan yang menyasar masyarakat kecil kembali meresahkan warga Kabupaten Karawang. Seorang pedagang bakso malang menjadi korban penganiayaan brutal oleh oknum preman hanya karena menolak menyerahkan uang setoran.

Insiden pemalakan berdarah ini terjadi di depan Toko Elok Buah Cabang Kosambi, kawasan Perum Griya Asri Kosambi, pada Rabu dini hari (3/6) sekitar pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas, peristiwa bermula ketika korban didatangi oleh seorang pria tak dikenal yang meminta uang secara paksa sebesar Rp300.000. Lantaran korban enggan memenuhi nominal fantastis tersebut, cekcok mulut pun tak terhindarkan hingga berujung pada tindakan penganiayaan fisik.

Suara keributan di tengah malam buta itu sempat menggegerkan warga sekitar yang awalnya mengira ada aksi pembegalan. Kronologi kejadian baru terkuak secara jelas setelah karyawan toko setempat berinisiatif memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Menurut penuturan salah seorang warga di kolom komentar media sosial, korban diketahui merupakan pedagang kecil yang menjajakan dagangan milik orang lain dan kerap berpindah tempat karena sering menjadi korban pemalakan di lokasi sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Karawang dan Polda Jabar, untuk segera memburu pelaku pemalakan yang sangat meresahkan para pelaku usaha kecil tersebut.

“Tetangga saya ini pakde… dia jualan punya orang, bukan punya dia, kasian,” tulis akun aetriyantidiarizky mengungkapkan keprihatinannya.

Akun lain kemudian menyenggol kepolisian untuk segera bertindak. Salahsatunya akun @didietarrysuparno: “#poldajabar” tulisnya di kolom komentar

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Karawang dan Polda Jabar, untuk segera memburu pelaku pemalakan yang sangat meresahkan para pelaku usaha kecil tersebut.