Internasional

Iran Tutup Pintu Pertemuan Trump-Khamenei

×

Iran Tutup Pintu Pertemuan Trump-Khamenei

Sebarkan artikel ini
Iran
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi

TEHERAN – Pemerintah Iran menolak wacana pertemuan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Penolakan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyusul pernyataan Trump yang mengaku ingin bertemu langsung dengan Khamenei guna membantu mendorong tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran.

Menurut Araghchi, keinginan Presiden AS itu harus dilihat secara realistis mengingat kondisi keamanan yang mengelilingi pemimpin tertinggi Iran saat ini.

Ia mengungkapkan bahwa lembaga-lembaga keamanan Iran menyarankan agar Khamenei tidak tampil di hadapan publik demi menjaga keselamatannya di tengah situasi geopolitik yang masih bergejolak.

“Kondisi keamanan menjadi pertimbangan utama. Karena itu, tidak ada rencana untuk mempertemukan beliau dengan Presiden Amerika Serikat,” ujar Araghchi.

Araghchi menegaskan, meski tidak muncul di ruang publik, Khamenei tetap menjalankan fungsi kepemimpinan secara penuh dan seluruh keputusan strategis negara tetap berada di bawah kendalinya.

Ia memastikan komunikasi antara pemerintah dan pemimpin tertinggi tetap berlangsung sehingga setiap arahan dan kebijakan dapat dijalankan sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, Trump menyatakan dirinya akan merasa terhormat apabila dapat bertemu langsung dengan Khamenei jika langkah tersebut mampu membantu tercapainya kesepakatan baru antara Amerika Serikat dan Iran.

Meski mengakui Khamenei bukan sosok favoritnya, Trump mengaku siap menunjukkan sikap hormat apabila pertemuan itu benar-benar terwujud.

Pernyataan tersebut muncul di tengah upaya diplomatik yang terus berlangsung untuk meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran, termasuk terkait isu program nuklir Iran dan stabilitas kawasan Timur Tengah.