JAKARTA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menggelar perbincangan khusus via telepon dengan Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (28/9/2026). Selain membahas penguatan kerja sama pertahanan dan perdagangan, diplomasi kedua pemimpin negara ini membawa agenda penting di panggung iklim global.
Berdasarkan keterangan resmi Direktorat Komunikasi Republik Turki di platform X, Erdogan menyampaikan apresiasi tinggi atas soliditas hubungan bilateral Turki dan Indonesia di berbagai forum internasional.
“Para pemimpin membahas hubungan bilateral Turki-Indonesia serta isu-isu regional dan global,” bunyi pernyataan resmi tersebut. Erdogan menegaskan bahwa solidaritas yang terjaga akan memberikan keuntungan strategis bagi kedua bangsa.
Dalam percakapan tersebut, kedua kepala negara sepakat memperkuat sinergi di sektor-sektor krusial, terutama peningkatan nilai perdagangan dan kerja sama industri pertahanan yang kian solid. Erdogan menyatakan komitmen Turki untuk terus mengambil langkah nyata guna mewujudkan target kerja sama tersebut.
Tersurat ada misi khusus diplomatik yang diusung Ankara. Di luar isu pertahanan, Erdogan secara resmi mengundang Presiden Prabowo untuk menghadiri Pertemuan Puncak Pemimpin KTT COP31 (COP31 Leaders Summit) yang dijadwalkan berlangsung di Antalya, Turki, pada November mendatang.
KTT COP31 bakal berfokus pada langkah-langkah strategis global untuk menekan emisi karbon, mengakselerasi target pasokan energi listrik ramah lingkungan, serta membangun ketahanan infrastruktur dari ancaman bencana iklim.
Undangan langsung ini mempertegas posisi strategis Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo sebagai mitra penting Turki, tak hanya dalam stabilitas keamanan dan ekonomi kawasan, tetapi juga dalam penentuan arah kebijakan iklim dunia.








